XDXD

Laman

PERANGAI LAMA

Oleh : Dedi Fura

Kala bertahan,
Seperti hidup tak berpayung,
Kita coba banding sejak kapan masa lalu berteman kini,
Tapi suatu saat hanya akan menahan sesak kelak belajar.

Rumpun terseberang yang hampir merindang itu,
Seakan membulat kian searti.
Pandangan tertahan dipuncak batin,
Sepantasnya batin yang tersisih mulai membukit.

Boleh bertuah seakan manja,
Tapi seperjuangan takkan tahu mengapa tiada terkuak jika terlatih,
Itulah sisi akibat dari akibat,
Tiada yang tahu akan terucap,
Dan terucap hanya sebagai bukti dari panutan hati.

Tiba kembali ke pematangan,
Disana tercurah sepi yang meraung,
Setiap lambai pohon mengukir senyum
Senyum untuk seorang terlarang yang mengucap palsu.
Juga,
Jika melambat hanya sesepi pagi,
Tapi tiada terkalah jika madu mulai meracun.
Sangat disayangkan jika mereka
Bertahan hidup seperti tak bertuan.