Yang berjalan tak seindah lagi,
tak ada selama, tak ada yang bergerak
yang terbaik,
terlalu mengimbangi kemudian tak ingin berjalan
tak ingin berbohong rasanya,
tak begitu pula meski terasa membual,
kubuat sentuhan sedikit,
setibanya kulihat pulang tak ada,
itulah umpamanya sekian panari yang menyentuh hati
ha ha ha ha
begitu ceroboh,
hingga yang telah terjadi meski terapi kembali
meski sadar ini tak sebaik masa di tepi pagi,
titipan Illahi masih tetap harum untuk yang terbaik







